logo happy play indonesia

7 Mainan Jaman Dulu Dari Bambu Tradisional Indonesia

Mainan Dari Bambu

Perkembangan teknologi saat ini mengubah hampir segala aspek dalam kehidupan, dari mulai media pembelajaran menggunakan handphone maupun laptop, munculnya mobil listrik sampai pada game online yang dapat dimainkan oleh siapa saja dan kapan saja meski berbeda pulau. Adanya perubahan ini semakin menyingkirkan permainan-permainan seru lain yang dulu jadi favorit anak-anak. Padahal saat bermain permainan tradisional memiliki berbagai manfaat seperti kemampuan sosial dimana mereka bisa saling mengenal, membuat anak bergerak secara fisik sekaligus menambah kreativitas mereka dengan membuat mainan dari bahan kayu atau mainan dari bambu. 

Baca juga: 13 Mainan Jaman Dulu

Credit: cdn.krjogja.com

1. Engrang

Mainan engrang merupakan satu dari sekian banyaknya mainan jaman dulu asli indonesia yang terbuat dari bambu. Bermain engrang atau biasanya disebut jangkungan ini membutuhkan keseimbangan. Cara mainnya yaitu dengan kaki berdiri di atas enggrang, setelah berdiri langkah lalu berjalan menggunakan enggrang. Main enggrang gampang-gampang sulit, karena membutuhkan kesabaran dan keseimbangan agar bisa berdiri di atas enggrang. 

Credit: cdn-img.jatimtimes.com

2. Gasing Bambu

Gasing bambu mainan anak jaman dulu yang populer pada masanya sebelum ada mainan elektronik. Gasing terbuat dari bambu, bentuknya seperti payung terbalik berukuran kecil dan mudah digenggam, dibagian atas gasing di lilitkan tali untuk membuat gasing berputar. Cara memainkannya cukup mudah,  pegang gasing di tangan kiri dan tangan kanan memegang tali, lalu lilitkan tali tadi pada gasing, mulai dari bagian paksi sampai bagian badan gasin, lilit kuat sambil berputar kemudian lempar gasing ke tanah. 

Ada ragam nama gasing di sejumlah daerah di Indonesia, Masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta menyebutnya gangsing atau panggal. Masyarakat Lampung menamainya pukang, warga Kalimantan Timur menyebutnya begasing, sedangkan di Maluku disebut Apiong dan di Nusa Tenggara Barat dinamai Maggasing. Hanya masyarakat Jambi, Bengkulu, Sumatra Barat, Tanjungpinang dan Kepulauan Riau yang menyebut gasing. Nama maggasing atau aggasing. 

Credit: 2.bp.blogspot.com

3. Pletokan

Mainan sekaligus senjata itulah pletokan. Pletokan merupakan alat atau senjata mainan yang terbuat dari bambu, dan peluru yang digunakan terbuat dari kertas yang telah dibasahi dan kemudian dimasukan ke dalam pletokan. Permainan pletokan merupakan mainan tradisional yang dimainkan anak jaman dulu yang kini semakin lama terabaikan. Penyebutan mainan senjata ini berbeda disetiap daerahnya, Pada masyarakat Sunda, mereka menyebut pletokan dengan bebeletokan, sedangkan di Probolinggo dan Madura, mereka menyebutnya dengan tor cetoran.

Credit: pickybest.id

4. Layang Layang

Layang-layang atau permainan layangan masuk ke dalam jajaran mainan yang terbuat dari bambu. mainan yang terbuat dari kertas, berkerangka yang diterbangkan ke udara dengan memakai tali atau benang sebagai kendali. Layang-layang merupakan mainan berbentuk bangun datar dimana masing-masing sisi sama panjang dan membentuk sudut. Permainan layang-layang dimainkan oleh berbagai usia dari anak-anak hingga dewasa. 

Credit:www.dictio.id

5. Bedil Jepret

Sesuai dengan namanya, permainan bedill jepret ini berasal dari sunda Jawa Barat yang berarti tembakan atau senapan. Bedil jepret dahulu dimainkan oleh anak-anak sambil menunggu orangtua di sawah sekaligus membantu mengusir burung yang memakan padi menggunakan senapan dari bambu tersebut. 

Credit: www.goodnewsfromindonesia.id

6. Meriam Bambu

Meriam atau bom bambu ini terinspirasi dari alat perang portugis bedanya ini mainan terbuat terbuat dari bambu. Meriam bambu memiliki bentuk seperti meriam sungguhan, memiliki suara yang kencang seperti bom, jika anak Anda bermain ini perhatikan keamanannya agar terhindar dari resiko terbakar. 

Credit: https://www.youtube.com/watch?v=w2HwtTah5nM

7. Othok-othok

Mainan lain yang berbahan dasar kayu bambu adalah othok-othok. Permainan ini biasa dimainkan anak-anak dengan cara didorong. Permainan othok-othok dibuat dengan kayu bambu dan potongan besi, biasanya didapatkan dari kaleng bekas susu yang gabungkan sehingga nanti akan menghasilkan suara yang nyaring. 

Itulah permainan tradisional yang seru yang dapat Anda mainkan bersama anak sambil bernostalgia, sekaligus melatih kreativitas dan melestarikan budaya Indonesia. Terus update dan baca artikel Happy Play indonesia lainnya.

Baca juga: 10 Permainan Tradisional Indonesia

Bagikan Artikel Ini:

Stay Connecting with our Social media

Follow, Like & Subscribe

DAPATKAN BERBAGAI KEUNTUNG SENILAI Rp 258.000.000,-
DAFTAR SEKARANG JUGA !
————————————————-

    Scroll to Top