logo happy play indonesia

Manfaat Wall Climbing Untuk Perkembangan Anak

manfaat wall climbing

Memasuki umur balita hingga remaja adalah masa dimana anak-anak sedang aktif-aktifnya dalam bermain dan bergerak. Di masa ini anak-anak akan mengeksplor segala hal baru di sekitarnya.

Kita sebagai orang tua harus mendukung tumbuh kembang anak dengan memberikan mainan edukasi yang akan turut membantu proses tumbuh kembang anak. Ada dua tipe permainan anak yaitu indoor dan outdoor. Tapi tak melulu permainan edukasi selalu permainan untuk indoor karena permainan outdoor pun memiliki banyak manfaat bagi anak khususnya wall climbing.

Permainan panjat dinding banyak tersedia di berbagai taman bermain baik di taman kota ataupun taman bermain sekolah. Meski harus memiliki pengamanan yang ekstra tetapi permainan ini memiliki beragam manfaat untuk si kecil.

Berikut manfaat wall climbing untuk perkembangan anak yang perlu diketahui:

1. Memperkuat Fisik dan Otot

Saat bermain panjat tebing atau panjat dinding hampir semua anggota tubuh digunakan. Semua otot khususnya tangan kaki akan digunakan ekstra untuk menarik tubuh ke atas dinding dan otot perut digunakan untuk menjaga keseimbangan.

Jika permainan wall climbing dilakukan secara rutin akan terus melatih fisik dan otot-otot tubuh anak. Pada dasarnya permainan satu ini sama saja dengan berolahraga yang membutuhkan tenaga dan fisik.

2. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh

Bermain panjat dinding bukan hanya melatih otot lengan dan kaki saja tetapi semua tubuh harus fleksibel bahkan sampai ke tulang belakang.

Semua peregangan dan jangkauan serta aktivitas memanjat akan membuatnya menjadi lebih fleksibel dan rentang gerak secara signifikan. Fleksibilitas yang diasah secara teratur bisa membuat tubuh lebih kencang dan ramping.

Jika dibandingkan dengan berlari yang bergerak kedepan berbeda lagi dengan panjan dinding. Bermain panjat dinding menuntut kita untuk bergerak ke segala arah dalam sekali bermain. Dengan banyaknya gerakan yang terjadi membuat tubuh dipaksa bergerak efektif dan beradaptasi membuatnya melatih fleksibilitas tubuh.

3. Membangun Emosi Anak

Tak hanya melatih tubuh secara fisik tetapi bermain wall climbing juga membangun emosi anak. Anak-anak akan menggunakan emosinya dan belajar bagaimana mengatur perasaan dan mengekspresikannya. Mulai dari perasaan tegang, takut, frustasi dan agresi dalam situasi yang mereka kendalikan.

Hal ini akan mengembangkan emosi anak agar lebih sabar dan empati. Dengan begitu akan baik untuk masa depan anak.

4. Melatih Keberanian Anak

Panjat dinding memiliki banyak manfaat yang salah satunya adalah melatih keberanian anak. Secara langsung anak dilatih untuk berani terhadap ketinggian tertentu. Selain itu kepercayaan diri pun turut terlatih karena untuk terus merangkak naik membutuhkan keyakinan.

Permainan satu ini mengajarkan anak memiliki satu tujuan yaitu mencapai puncak tembok. Melihat ini anak dilatih untuk konsentrasi dan fokus untuk terus maju. 

Meskipun bermain panjat dinding terlihat bahaya namun Anda harus membiarkan si kecil untuk bermain agar bisa terus mengembangkan potensi diri nya. Untuk itu berikan pengawasan ekstra untuknya setiap si kecil bermain. Tak hanya bermain panjat dinding tetapi awasi si kecil di tiap permainan yang beresiko.

Itulah manfaat wall climbing untuk perkembangan anak, banyak sekali kan manfaatnya. Ayo ajak anak bermain ke taman bermain terdekat dari lokasi Anda.

Baca juga: 

Cara bermain perosotan yang aman

Permainan playground mampu melatih motorik dan sensorik anak

Bagikan Artikel Ini:

Stay Connecting with our Social media

Follow, Like & Subscribe

DAPATKAN BERBAGAI KEUNTUNG SENILAI Rp 258.000.000,-
DAFTAR SEKARANG JUGA !
————————————————-

    Scroll to Top