logo happy play indonesia

Permainan Ketapel: Cara Membuat dan Manfaatnya Bagi Anak

Permainan Ketapel

Permainan ketapel merupakan permainan tradisional yang dimainkan secara sederhana. Tahukah Anda apa itu ketapel? Istilah ketapel (Catapult) berasal dari bahasa Yunani, yaitu kata yang berarti bawah, dan pollo yang berarti melemparkan. Awalnya ketapel ditemukan pada tahun 300 SM oleh bangsa Yunani, dan pada awal 399 SM ketapel mulai digunakan untuk perang. Ketapel atau pada zaman dahulu disebut dengan “umban” merupakan salah satu benda yang dianggap sangat mematikan di dunia kuno. 

Umumnya mainan ketapel terbuat dari kayu, dibentuk dan diukir seperti huruf Y. Pada bagian atas (kanan dan kirinya) diikat dengan karet dan ditengahnya dipilin dengan sebuah kulit sebagai tempat batu yang akan dilontarkan. Ketapel sebetulnya digunakan sebagai alat oleh anak-anak zaman dulu di era 1990-an untuk berburu, namun seiring perkembangan masa ketapel dijadikan sebuah permainan, dan biasanya hanya digunakan untuk belajar menembak sasaran. Misalnya, ingin mengambil buah mangga, buah jambu dan buah lainnya di atas pohon, dapat menggunakan ketapel untuk mengambil buah tersebut. Mainan ketapel dapat Anda temukan di marketplace, tukang mainan anak-anak yang ada di sekitar Sekolah, Anda juga bisa membuatnya di rumah loh. Mau tau cara buatnya? Simak pembahasan di bawah.

Baca juga: 10 Permainan Tradisional Indonesia yang Seru dan Cara Mainnya

Cara Membuat Mainan Ketapel

Ingin membuat mainan ketapel di rumah, siapkan terlebih dahulu alat dan bahannya. 

Alat dan Bahan:

  1. Siapkan pentil sepeda berukuran 20 cm yang berjumlah 5 butir
  2. Pisau
  3. Potongan kayu yang menyerupai huruf Y berukuran 25 cm
  4. Karet ban/klep yang berbentuk persegi panjang, yang panjangnya 5 cm dan lebarnya 7 cm.

Cara Membuat Ketapel:

Langkah pertama, potongan kayu yang menyerupai huruf Y, kulitnya terlebih dahulu diseset/dibersihkan sampai kulitnya tidak ada/halus.

Langkah kedua, setiap ujung potongan kayu Y disambungkan dengan pentil sepeda yang berjumlah 5 butir.

Langkah ketiga, karet ban/klep disambungkan ke ujung pentil dengan erat.

Langkah keempat, lalu karet ban/klep diisikan batu kecil/kerikil, sesudah itu tembakkan kebagian yang kamu inginkan. Membuat ketapel di rumah tidak sulit bukan?. Nah! Kalau sudah bisa memainkan ketapel, ada hal penting yang harus diingat, tidak diperbolehkan bagi siapapun untuk menargetkan kepada makhluk hidup, karena akan berbahaya. Jadi, gimana sih cara bermain ketapel yang aman?

Cara Bermain Ketapel yang Aman Bagi Anak

Mainan ketapel dapat menjadi media bagi orang tua untuk menghibur anak. Cara memainkan ketapel tidaklah sulit, berilah arahan dan pengawasan kepada anak. Hal yang pertama dilakukan yaitu menyediakan mainan ketapel. setelah ketapel dibuat langkah pertama adalah memegang gagang ketapel dengan benar menggunakan tangan kiri, carilah batu dan taruh pada kulit tempat pelontar batu. Lalu,  tarik batu dan karet dengan sekuat-kuatnya ke belakang dengan tangan kanan, silakan arahkan pada sasaran dan lepaskan. Jika sasarannya tepat maka akan mengenai sasaran. Bila anak tangkas dalam membidiknya maka batu akan dapat mengenai sasaran. Semakin kuat tarikan karetnya maka akan semakin jauh lontaran batu kecilnya. Permainan ketapel bukan sekedar permainan, ternyata bermain ketapel ada manfaatnya juga loh. 

Credit: img.freepik.com

Manfaat Permainan Ketapel

1. Sebagai Media Pembelajaran Fisika

Konsep fisika yang dapat dijelaskan dengan ketapel. Saat kita bermain ketapel, kita meletakkan batu atau kerikil pada karet ketapel dan menarik karet tersebut ke depan sehingga bentuk karet berubah atau karet akan memanjang. Ketika kita melepaskan tarikannya, karet akan melontarkan batu ke arah depan dan karet ketapel akan kembali ke bentuk semula. Karet ketapel tersebut merupakan contoh dari benda elastis. Benda elastis atau elastisitas adalah kecenderungan suatu bahan untuk kembali ke bentuk awalnya atau dapat diartikan sebagai kemampuan sebuah benda untuk kembali ke bentuk awalnya setelah gaya luar atau gaya yang diberikan pada benda tersebut dihilangkan. 

2. Melatih Ketepatan

Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengarahkan suatu gerak atau benda ke suatu sasaran. Saat bermain ketapel kita dapat melatih ketepatan dalam membidik sasaran, hal ini cukup sulit namun tidak menutup kemungkinan kalo kita bisa melakukannya. 

3. Melatih Kekuatan

Saat bermain ketapel, kekuatan tangan sangat dilatih. Karena bermain ketapel menggunakan koordinasi antara tangan kiri yang memegang gagang ketapel dan tangan kanan yang memegang karet dan biji ketapel. Karet yang digunakan biasanya dari bahan karet ban, tekstur karet ban tidak mudah putus dan lumayan sulit ditarik, makanya dengan permainan ini dapat melatih kekuatan tangan. 

4. Melatih Saraf motorik kasar

Motorik kasar adalah keterampilan yang melibatkan gerakan seluruh tubuh. Kegiatan yang membutuhkan otot inti seperti lengan dan kaki masuk dalam motorik kasar. Pada permainan ketapel, dibutuhkan gerakan tubuh. Misalnya dalam menarik ketapel, membidik, sambil berdiri memperhatikan sasaran, hal ini dapat melatih saraf motorik kasar pada anak. 

5. Melatih Fokus

Ketapel kayu ini bisa dimainkan untuk anak usia mulai dari lima tahun hingga orang dewasa, sebagai peluru bisa menggunakan batu koral kecil atau menggunakan tanah lempung yang dibulatkan. Orangtua diharapkan mendampingi aktivitas bermain anak, berikan pengertian untuk tidak menembakkan orang atau hewan sekitar dengan mainan ketapel ini. 

Meskipun permainan terbilang tradisional, namun tidak ada salahnya untuk mengajak anak bermain ketapel. Karena selain mudah dimainkan, permainan ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan anak. Masih banyak informasi yang tersedia, terus update dan baca artikel Happy Play indonesia lainnya. 

Baca juga: Beragam Manfaat Permainan Tradisional Bagi Anak

Bagikan Artikel Ini:

Stay Connecting with our Social media

Follow, Like & Subscribe

DAPATKAN BERBAGAI KEUNTUNG SENILAI Rp 258.000.000,-
DAFTAR SEKARANG JUGA !
————————————————-

    Scroll to Top