logo happy play indonesia

Contoh Permainan untuk Mengembangkan Kognitif Anak

Dunia anak adalah dunia bermain. Bermain dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kognitif anak, mengubah tenaga potensial dalam diri anak yang akan membentuk macam-macam penguasaan pada kehidupan yang akan datang, membantu perkembangan sosial, fisik,emosional, intelektual serta bahasa anak. 

Setiap permainan yang dilakukan oleh anak mempunyai manfaat yang berbeda-beda, oleh sebab itu dapat diketahui betapa pentingnya bermain bagi anak usia dini. Ada berbagai macam permainan yang ada. Berikut ada beberapa contoh permainan untuk membantu mengembangkan kognitif anak. 

Permainan yang Dapat Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak

Permainan menebak angka
Sumber: mrprintables.com

1. Permainan menebak angka

Salah satu contoh permainan untuk mengembangkan kognitif anak adalah dengan mengajaknya bermain permainan tebak angka. Misalnya, Anda berikan sebuah gambar ilustrasi rumah dan menamainya sebagai nomer 5, atau nomor lain yang menjadi pilihan Anda tanpa anak ketahui.

Lalu, berikan sebuah pertanyaan ‘Tebak, angka berapa yang ada di belakang gambar pohon ini?”, kemudian anak menebaknya. Tebak-tebakan ini dapat Anda coba lakukan untuk mengajak Anak bermain dan mengenalkan angka dan mengembangkan kemampuan kognitif kepada anak.

Bermain puzzle
Sumber: medkomtek.com

2. Bermain puzzle

Permainan yang tak lekang jaman satu ini bernama puzzle.  untuk mengembangkan kognitif anak. Permainan puzzle merupakan permainan yang dimainkan dengan cara menyusun gambar. Pada permainan yang satu ini anak Anda dilatih untuk mengingat sebuah bentuk gambar, kemudian menyusunnya kembali dengan tepat. Hal ini bermanfaat bagi perkembangan anak, dapat mengasah kesadaran spasial visual, dan kemampuan kognitif anak dengan memperoleh kemampuan dan informasi baru. 

 Membuat menara dari balok kayu
Sumber: freepik.com

3. Membuat menara dari balok kayu

Salah satu permainan anak yang dapat membantu mengembangkan kognitif anak adalah bermain balok kayu. Aktivitas sederhana ini mudah diterapkan di lingkungan rumah, PAUD atau TK secara individu maupun kelompok.

Permainan balok berperan penting dalam pengembangan anak meliputi fisik, emosi, intelektual dan sosial. Karena bermain balok kayu memberikan anak kesempatan untuk melatih koordinasi indera penglihatan seperti mata dan gerak lewat tangan, tentunya melatih imajinasi anak misalnya dengan membuat menara dari balok kayu. 

Permainan kartu
Sumber: popmama.com

4. Permainan kartu

Perkembangan kognitif pada anak mencakup kemampuan anak dalam memperoleh informasi, pengetahuan dan makna dari pengalaman yang sudah dilaluinya. Untuk membantu anak dalam mengembangkan kemampuan kognitifnya, Anda bisa ajak anak bermain permainan kartu. 

Melalui permainan kartu, anak akan belajar mengenali benda di sekitarnya, dari bentuk, gambar atau aturan dari permainan kartu. Terlebih lagi jika anak baru pertama kalinya memainkan permainan itu, lalu diajarkan. Secara otomatis memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada anak. 

Baca juga: Cara Mendidik Anak Yang Baik dan Benar Dalam Keluarga

Bermain kertas origami
Sumber: popmama.com

5. Origami

Permainan selanjutnya yang dapat membantu mengembangkan kognitif anak adalah permainan origami atau permainan seni melipat kertas. Permainan ini membutuhkan keterampilan melipat kertas, dengan mengikuti arahan, selembar kertas akan berubah bentuk sesuai yang diingin, misalnya dapat dibentuk seperti burung, kodok, atau bentuk lainnya.

Orang tua dapat mengajarkan dan mengajak anak bermain origami, karena dengan bermain ini fokus anak dapat dilatih, dan tentunya melatih motorik halus, maupun kognitif anak. Ada berbagai manfaat yang didapatkan anak jika memainkan permainan-permainan yang disebutkan di atas. 

Baca juga: 8 Cara Mendidik Anak Perempuan Agar Percaya Diri dan Tangguh

Manfaat Permainan Kognitif bagi Anak Usia Dini
Sumber: asset.kompas.com

Manfaat Permainan Kognitif bagi Anak Usia Dini

Menyelam sambil minum air merupakan istilah yang tepat untuk menggambarkan anak yang suka bermain sambil belajar. Berbagai macam permainan yang ada memiliki manfaat untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini.

Anak akan lebih mudah diarahkan, dan paham dengan instruksi-instruksi dalam sebuah permainan. Dengan bermain anak dapat melatih kemampuan sosialisasinya bersama teman atau orang tua yang menenaminya bermain, tentunya dalam bermain akan ada menang atau kalah, hal ini akan membantu dalam mengendalikan emosinya apapun kondisinya.

Manfaat lain yang akan didapatkan anak saat memainkan permainan kognitif dapat melatih fokus anak ketika bermain, melihat tanda, warna, arahan atau aturan kesepakatan yang sebelumnya sudah dibuat. Lewat permainan anak juga belajar menganalisa masalah dan membuat sebuah strategi agar dapat memenangkan permainan ini. 

Masih banyak manfaat lainnya yang akan anak Anda dapatkan, teruslah eksplore dan lihat permainan sebagai media belajar yang baik bagi anak. Terus update dan baca artikel lainnya hanya di Happy Play indonesia lainnya.

Temukan Contoh Permainan untuk Mengembangkan Kognitif Anak di Happy Play!

Mencari permainan yang tidak hanya menyenangkan tapi juga mendukung perkembangan kognitif anak? Di Happy Play, kami memiliki berbagai pilihan permainan yang dirancang khusus untuk merangsang pertumbuhan kognitif anak, mulai dari puzzle, permainan logika, hingga playground edukatif yang mempromosikan belajar sambil bermain.

Dengan Happy Play, Anda bisa memberikan yang terbaik untuk perkembangan anak. Dan, saat Anda mencari solusi lengkap untuk menambahkan kesenangan dan pembelajaran di rumah, jangan lupa bahwa kami juga menawarkan berbagai pilihan playground yang aman dan mendidik.

Kunjungi Happy Play sekarang untuk mengeksplorasi berbagai permainan kognitif dan temukan playground ideal yang akan memperkaya pengalaman belajar anak Anda. Bersama Happy Play, buat setiap momen bermain menjadi kesempatan belajar yang berharga.

Baca juga: Bermain Playground Dapat Mempengaruhi Perkembangan Kognitif

Bagikan Artikel Ini: