Ada 6 permainan anak PAUD yang dapat dijadikan media untuk mengenalkan dan mengajarkan angka pada anak. Melalui permainan angka yang asyik, secara otomatis dapat memberikan stimulus dan rangsangan kepada anak untuk mengembangkan kemampuan mengenal angka dengan baik dan optimal, termasuk pada pengembangan kognitifnya.
Kemampuan kognitif anak dapat meningkat dengan pengembangan berhitung. Pada proses ini anak mulai berpikir atau memproses serta mengolah informasi, seperti pengetahuan umum, sains, konsep bentuk, warna, ukuran, pola, konsep dan lambang bilangan. Anda dapat melatih kemampuan ini lewat beberapa permainan. Berikut 6 permainan angka untuk anak PAUD yang asyik.
Daftar Isi
Cara Seru Mengenalkan Angka Pada Anak
1. Bernyanyi sambil menghitung

Melatih kemampuan berhitung dan mengenal angka dapat Anda lakukan lewat lagu. Terlepas dari suara yang merdu atau tidak, faktanya hampir semua orang suka menyanyi, baik anak kecil maupun orang dewasa.
Cara seru untuk mengenalkan angka kepada anak yang dapat Anda lakukan adalah dengan bernyanyi lagu tentang angka, misalnya lagu balon ku terdapat lirik lagu ‘Balon ku ada 5, rupa-rupa warnanya’, salah satu lirik ini mengenalkan angka jumlah balonnya ada lima.
2. Menggunakan benda

Mengajarkan angka kepada anak PAUD dapat dilakukan sambil bermain menggunakan benda-benda sederhana. Salah satu permainan yang asyik yaitu permainan lego.
Lego merupakan permainan bongkah plastik kecil yang terkenal hampir di seluruh dunia, dengan potongan lego Anda dan anak dapat membentuk berbagai benda sesuai keinginan, misalnya menyusun lego seperti angka-angka.
Baca juga: Permainan Anak SD yang Mendidik dan Menunjang Belajar
3. Mengelompokkan dalam kotak

Memanfaatkan benda sekitar sebagai media permainan angka dapat Anda coba. Benda-benda yang ada di dalam sekolah PAUD juga bisa Anda jadikan sebagai sarana belajar angka bagi sang anak. Untuk bisa belajar angka dengan metode ini, maka Anda terlebih dahulu harus bisa
memasukkan benda ke dalam wadah, lalu mengelompokkan benda tadi misalnya sesuai dengan warna, besar atau beratnya benda, kemudian dihitung ada berapa jumlah benda-benda tadi.
Baca juga: Inilah 8 Jenis Mainan Edukasi Anak PAUD yang Kaya Manfaat
4. Memasak bersama

Siapa sangka memasak merupakan salah satu media belajar yang dapat dilakukan sambil bermain, untuk mengajarkan anak tentang angka. Saat memasak, akan ada proses dari mulai menyediakan bahan, membuat adonan sampai memasaknya ke dalam panggangan atau media lainnya.
Waktu memasak ini menjadi materi pembelajaran yang dapat Anda berikan kepada anak PAUD, misalnya tentang cara menghitung waktu dalam suatu kegiatan. siswa juga menghitung lama kegiatan, dari memulai memasak sampai selesai memasak. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memasak tersebut. Kemudian, ajak siswa untuk mengubah satuan waktu yang telah mereka dapatkan menjadi satuan menit dan detik.
5. Belajar menggambar
Jika anak tidak suka dengan matematika namun suka mewarnai, ajaklah anak belajar mengenal angka sambil menggambar. Anda bisa menggunakan gambar yang menarik dan ditulis dengan angka, kemudian ajarkan si kecil untuk mengenal angka.
6. Memancing ikan kertas

Bermain permainan angka seperti memancing ikan kertas dapat menjadi media lain untuk mengajarkan anak dengan angka. Permainan ikan kertas merupakan permainan edukatif menyenangkan yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak, khususnya berkaitan tentang pemahaman konsep bilangan anak usia 4-5 tahun.
Cara membuat mainan memancing ikan kertas cukup mudah, Anda bisa membuat sendiri kolam-kolaman kecil dari kotak bekas sepatu yang berisi potongan kertas berwarna biru, beberapa ekor ikan, dan alat pancingnya.
Buat gambar bentuk ikan di atas kertas karton atau lembaran busa warna-warni, lantas gunting. Tulis angka 1 sampai 6 di setiap badan ikan, dan selipkan klip kertas. Taruh ikan-ikan tersebut di “kolam” buatan Anda. Siapkan alat pancing yang terbuat dari seutas tali yang satu ujungnya diikatkan pada sebuah tusuk satai, dan ujung yang lain pada magnet kecil.
7. Lompat Angka
Permainan lompat angka dapat dilakukan dengan menempelkan angka di lantai.
Guru atau orang tua dapat menyebutkan angka tertentu, kemudian anak diminta melompat ke angka yang sesuai.
Contohnya:
“Coba lompat ke angka 3!”
Atau permainan dapat dibuat lebih menantang dengan meminta anak melompat mengikuti urutan angka dari 1 sampai 10.
Selain membantu mengenalkan angka, permainan ini juga membuat anak bergerak aktif.
8. Mencocokkan Angka dengan Jumlah Benda
Salah satu permainan angka yang paling sederhana adalah meminta anak mencocokkan kartu angka dengan jumlah benda.
Misalnya, siapkan kartu angka 1 sampai 10 dan beberapa benda seperti bola kecil, balok, atau mainan.
Kemudian, mintalah anak mengambil benda sesuai angka yang ditunjukkan.
Contohnya:
- Angka 1 = 1 bola.
- Angka 2 = 2 balok.
- Angka 5 = 5 benda.
Permainan ini membantu anak memahami bahwa angka memiliki hubungan dengan jumlah.
9. Permainan Ular Tangga Sederhana
Ular tangga dapat menjadi permainan angka yang menarik untuk anak.
Anak dapat belajar menghitung langkah sesuai angka yang diperoleh.
Untuk anak PAUD, permainan dapat dibuat lebih sederhana dengan jumlah kotak yang tidak terlalu banyak.
Gunakan gambar dan warna yang menarik agar anak lebih mudah mengikuti permainan.
10. Permainan Angka di Area Bermain
Belajar angka tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas.
Angka dapat dimasukkan ke dalam berbagai aktivitas di area bermain.
Misalnya:
- Anak menghitung jumlah anak tangga sebelum naik ke perosotan.
- Anak mencari angka yang ditempatkan di beberapa titik.
- Anak mengikuti jalur permainan berdasarkan urutan angka.
- Anak memasukkan bola sesuai angka pada activity panel.
- Anak mencari angka sambil bergerak melewati berbagai permainan.
Konsep seperti ini membuat anak belajar angka sambil melakukan aktivitas fisik.
Baca juga:
Cara Merancang Taman Bermain Balita dan PAUD yang Sempurna
Permainan Anak TK Edukatif & Bisa Dilakukan Dirumah
Menggabungkan Pembelajaran dengan Playground
Playground sering dianggap hanya sebagai tempat anak berlari, memanjat, dan bermain.
Padahal, dengan desain yang tepat, area playground juga dapat dilengkapi dengan elemen permainan interaktif dan edukatif.
Misalnya:
- Activity panel angka
- Puzzle angka
- Permainan mencocokkan bentuk
- Maze
- Panel interaktif
- Permainan warna
- Sensory play
Elemen tersebut dapat dikombinasikan dengan permainan fisik seperti perosotan, climbing, tunnel, dan jembatan.
Dengan begitu, anak mendapatkan pengalaman bermain yang lebih beragam.
Mereka dapat bergerak aktif sekaligus menemukan aktivitas yang mendorong mereka untuk berpikir dan bereksplorasi.
Lihat playground untuk area sekolah
Playground untuk PAUD Tidak Hanya Harus Seru, tetapi Juga Fungsional
Bagi sekolah PAUD atau daycare, playground dapat menjadi salah satu fasilitas penting untuk mendukung aktivitas anak.
Area bermain dapat dirancang berdasarkan:
- Luas area.
- Jumlah anak.
- Rentang usia pengguna.
- Konsep sekolah.
- Jenis aktivitas yang diinginkan.
- Kebutuhan motorik anak.
- Kebutuhan aktivitas interaktif.
Tidak semua sekolah memiliki lahan yang sama.
Karena itu, desain playground dapat dibuat menyesuaikan kondisi lokasi.
Untuk area di dalam ruangan, indoor playground dapat menjadi pilihan. Sementara sekolah yang memiliki halaman dapat mempertimbangkan outdoor playground.
Jika anda sedang mencari playground dan ingin berkonsultasi seputar playground, bisa segera klik banner dibawah ini dan konsultasikan kebutuhan playground Anda.







